RSS

HOME

Berikut Temuan Terbaru Tentang Badai Matahari

Salah satu fakta terbaru tentang matahari ialah, suhu korona lebih tinggi dibanding permukaan matahari.

 

Foto: Badai Matahari (Thinkstockphoto)


Interface Region Imaging Spectrograph (IRIS) berhasil menemukan beberapa temuan terbaru tentang atmoster matahari atau korona. Bahwa suhu korona jauh lebih tinggi dibandingkan permukaan Matahari. Angin matahari adalah penyebab suhu di korona menjadi begitu tinggi.
Hasil ini memberikan informasi baru tentang pemahaman energi bintang yang dapat berpindah melalui atmosfer. Selain itu juga melacak aktivitas matahari yang dinamis dan berdampak pada Bumi.
“Temuan ini menunjukkan bahwa wilayah Matahari lebih rumit dari yang diperkirakan sebelumnya,” ujar Jeff Newmark.
Ia menambahkan bahwa hasil komparasi data IRIS dengan pengamatan misi lain memungkinkan terobosan pemahaman tentang Matahari dan interaksi dengan tata surya.
Penemuan pertama IRIS ialah kantung panas matahari mencapai 200.000 derajat Fahrenheit lebih rendah dari temuan pesawat luar angkasa sebelumnya. Ilmuwan menyebut kantung panas matahari dapat mengeluarkan energi dalam waktu singkat.
Peneliti pun menemukan bahwa bahan pembentuk bintik matahari untuk pertama kalinya. IRIS pun menemukan adanya resolusi yang membuat atmosfer matahari begitu aktif.
Yang paling mengejutkan dari temuan IRIS ialah tornado di matahari. Badai itu mampu bergerak dengan kecepatan 12 mil tiap detik di atas permukaan matahari.
Sumber angin tornado ini diperkirakan berasal dari pancaran angin matahari yang berasal dari lubang korona.
Penelitian ini menyoroti efek dari ledakan matahari disebabkan mekanisme yang disebut rekoneksi magnetik. Dimana garis medan magnet mampu mengirimkan partikel dengan kecepatan cahaya.
”Penelitian ini memberikan gambaran detail tentang keadaan di matahari yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata De Pontieu, salah satu pemimpin IRIS di California. ”Hasil temuan ini menjawab pertanyaan yang selama ini membingungkan dan menawarkan beberapa kejutan jawaban,” tambahnya.

(Sumber: Science Daily)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

11 komentar:

kdinna mengatakan...

Waw, saya baru tahu ternyata suhu korona jauh lebih tinggi dibandingkan permukaan Matahari. menambah khazanah ilmu saya. Nice info gan. Lanjutkaan !

Unknown mengatakan...

artikelnya sangat menarik sekali karena ternyata ada juga badai matahari ya. terimakasih infonya kak :)

Unknown mengatakan...

Wah sangat menarik kak infonya, izin share ya kak :)

Unknown mengatakan...

menarik dan bagus infonya, menambah pengetahuan
terimakasih :)

Unknown mengatakan...

Artikelnya menarik dan sangat membantu. Terimakasih infonya.. :D

Unknown mengatakan...

artikel yang bagus ttg fenomena alam...

Anonim mengatakan...

Waaaawww...
baru tau Kak kalau ada badai matahari..
Trimakasih infonya Kakak.. :)

Unknown mengatakan...

Dalam blog saya juga terdapat artikel mengenai badai matahari, jadi informasi ini dapat menambah informasi mengenai badai matahari, trimakasih

Alfian mengatakan...

artikle yang menarik terima kasih infonya

Unknown mengatakan...

nice post :)
ternyata ada badai, tornado juga ya di matahari. semoga ndak ngaruh sama bumi kita yaa. makasih

Unknown mengatakan...

Atikelnya menarik teman.... Udah keren....
Terimkasih ya buat infonya:)

Posting Komentar